Waktu Tidur Kurang, inilah Bahayanya.

Posted on
 

Waktu tidur atau waktu istirahat yang cukup menentukan tingkat kesehatan kita, hal ini sering kita remehkan dan kita anggap enteng.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  telah menyatakan bahwa kurang tidur adalah epidemi kesehatan masyarakat, mereka mencatat bahwa kurang tidur telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

Waktu tidur kurang dari lima jam per malam dapat melipatgandakan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan / atau stroke. Penelitian juga telah menemukan hubungan terus-menerus antara kurang tidur dan berat badan, resistensi insulin, dan diabetes, nah loh serem kan…

waktu tidur Cara Tidur yang baik

Dipimpin oleh profesor Harvard Charles Czeisler, panel ahli  lebih dari 300 studi yang dipublikasikan antara tahun 2004 dan 2014 untuk memastikan berapa jam tidur kebanyakan orang butuhkan untuk menjaga kesehatan mereka. Rekomendasi mereka adalah sebagai berikut:

Bayi yang baru lahir (0-3 bulan) : 14-17 jam
Bayi (4-11 bulan)                             : 12-15 jam
Balita (1-2 tahun)                            : 11-14 jam
Anak-anak prasekolah (3-5)         : 10-13 jam
anak usia sekolah (6-13)                : 9-11 jam
Remaja (14-17)                                 : 8-10 jam
dewasa muda (18-25)                     : 7-9 jam
Dewasa (26-64)                               : 7-9 jam
Orang Tua (65 tahun)                    :7-8 jam

Nah, dengan berkembangnya teknologi gadget saat ini, waktu tidur anak-anak menjadi tidak teratur dan cenderung tidak cukup.  Oleh karena itu mulai saat ini juga, orang tua harus bijaksana dalam mengontrol waktu tidur buah hatinya.

Orang tua harus “tega” memangkas waktu bermain game, nonton tivi dan aktifitas yang tidak perlu lainnnya, tentu demi kesehatan mereka sendiri.

Individu yang biasa tidur di luar kisaran normal dapat menunjukkan tanda-tanda atau gejala dari masalah kesehatan yang serius atau jika dilakukan atas keinginannya, dapat mengorbankan kesehatan mereka.

Orang-orang sekarang mengalami kekurangan  satu sampai dua jam tidur setiap malam dibandingkan dengan 60 tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh kemajuan teknologi digital yang sering menemani aktivitas menjelang tidur.

Paparan cahaya dari gadget seperti ponsel, tablet atau televisi menghambat otak Anda untuk tidur dengan mencegah pelepasan melatonin.

Menurut  penelitian, anak laki-laki menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan konsol game, sedangkan anak perempuan cenderung menyukai smartphone dan pemutar musik MP3 dan keduanya pun memiliki efek yang sama pada kualitas tidur.

Waktu tidur yang Cukup adalah Investasi

Menurut Michael Scullin, direktur Sleep Neuroscience dan Kognisi Laboratorium di Baylor University di Texas: “Tidur dengan baik di usia pertengahan membuat fungsi mental yang lebih baik 28 tahun kemudian.”

Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Aging17 menunjukkan bahwa orang dengan masalah tidur kronis dapat mengembangkan penyakit Alzheimer lebih cepat daripada mereka yang tidur dengan baik.

Peneliti juga menemukan bahwa menambahkan  satu jam tidur malam dapat meningkatkan kualitas kesehatan secara drastis,  bahkan mungkin membantu melindungi dan melestarikan fungsi otak dalam beberapa dekade ke depan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas tidur

  • Hindari menonton TV atau menggunakan komputer Anda di malam hari, setidaknya satu jam atau lebih sebelum tidur.
  • Pastikan semua perangkat elekronik seperti ponsel, tablet sudah dimatikan atau dijauhkan dari tempat tidur.
  • Tidur dalam kegelapan jauh lebih baik
  • Jika Anda memerlukan sumber cahaya untuk navigasi di malam hari, gunakan lampu watt rendah berwarna kuning, oranye, atau lampu merah.
  • Suhu kamar yang optimal untuk tidur adalah antara 16-20 ° C.

diolah dari berbagai sumber

One thought on “Waktu Tidur Kurang, inilah Bahayanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *